Wisata | Harian Kudus

Wisata

Tersedia 3,5 M Per Tahun Untuk Kembangkan Desa Wisata

Tersedia 3,5 M Per Tahun Untuk Kembangkan Desa Wisata

Berita, Regional, Travel, Wisata
Hariankudus.com,Semarang-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyediakan anggaran untuk pengembangan desa wisata bagi Kabupaten/Kota yang ada di Jateng. Tidak tanggung-tanggung Pemprov Jateng menganggarkan sebesar 3,5 miliar rupiah per tahun guna mengembangkan desa wisata yang ada diseluruh kabupaten atau kota. “Sejauh ini telah ada sebanyak 400 desa wista terdaftar, namun hanya 126 diantaranya yang aktif dan menyumbang wisatawan di Jateng,” kata Kadisbudpar Jateng Prasetyo Aribowo saat konferensi pers di Hotel Crown Plaza Semarang Rabu (7/12) Untuk itu, Prasetyo mendorong semua pihak khususnya pemerintah desa setempat yang memiliki potensi wisata layak dikembangkan segera mengajukan program. Terkait alokasi dana tersebut Prasetyo mengatakan
Fantastis ! Bangun Taman Kota, Pemkab Kudus Habiskan Miliaran Rupiah

Fantastis ! Bangun Taman Kota, Pemkab Kudus Habiskan Miliaran Rupiah

Berita, Lokal, Seputar Kudus, Wisata
Hariankudus.com,Kudus-Guna memberikan fasilitas ruang bermain yang menarik bagi masyarakat atau pengendara yang melintas di Kabupaten Kudus supaya dapat sejenak beristirahat dan menikmati megahnya Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) pemerintah Kabupaten Kudus bangun rest area khusus. Hingga kemarin Minggu (4/12) pembangunan Hutan Kota Tanggulangin (HKT) yang berada di sebelah barat GKKK terus dikebut untuk dapat dituntaskan sebelum 10 Desember. Berikut fakta seputar pembangunan Taman Kota Tanggulangin terbaru lengkap mulai dari biaya yang telah dihabiskan sampai jumlah pekerjanya. Sesuai yang telah direncanakan semula bangunan yang menelan angka miliran rupiah itu untuk pembuatan kawasan hutan kota. Namun, tiba-tiba di pertengahan jalan bangunan yang membutuhkan lahan seluas tujuh r...
Usai Kebakaran IKAPPI Blusukan ke Pasar Waru Semarang

Usai Kebakaran IKAPPI Blusukan ke Pasar Waru Semarang

Berita, Regional, Sosial, Wisata
Hariankudus.com, Semarang-Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengunjungi Pasar Waru Semarang pukul 09.00 WIB pada Kamis, (01/12/2016). Pasar Waru yang sempat terbakar beberapa waktu yang lalu tersebut, menjadi perhatian khusus bagi IKAPPI. Lokasi pasar Waru yang terletak di Jalan Sawah Besar, Kaligawe Semarang tersebut, menjadi sorotan usai tragedi kebakaran beberapa waktu lalu. Agenda utamanya IKAPPI, adalah meyerap aspirasi para pedagang pasar dengan memantau stabilitas harga sembako pascaterkena musibah. Abdullah Mansuri Ketua Umum IKAPPI meninjau langsung lokasi pasar dan kondisi pedagang. Beberapa pedagang juga diajak komunikasi terkait harga kebutuhan pokok. Seperti pedagang cabai, bawang, bawang merah, pedagang sepadu dan lain-lain. Pihaknya juga ingin membantu na...
Kondisi Wisata Candi Ngempon Semarang Memprihatinkan

Kondisi Wisata Candi Ngempon Semarang Memprihatinkan

Berita, Regional, Travel, Wisata
Hariankudus.com,Semarang-Kondisi objek wisata Candi Ngempon di Desa Ngempon Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang bisa dibilang daya pikatnya tak seperti dulu. Sebagai tujuan wisata di Kabupaten Semarang yang lokasinya berbatasan dengan Desa Derekan Kecamatan Pringapus dan sempat moncer di tahun 2004 itu kini tinggal menunggu masa hayatnya.Kepedulian pemerintah setempat sangat diharapkan warga bahkan kondisinya begitu mendesak. Menurut Parmi (86) salah satu pemilik kolam pemandian air panas dikomplek Candi Ngempon mengaku sejauh ini pihaknya bersama warga lain dalam membangun sarana prasarana menggantungkan dari hasil membayar pengunjung. Bahkan jalur dengan mengambil pinjaman ke bank pun pernah dilakukan, itu pun tak banyak membantu. "Mandi kan ya cuma bayar 3000 to mas. Kalau ...
Lezatnya Kuliner “Gethuk Nyimut” Khas Lereng Muria Kudus

Lezatnya Kuliner “Gethuk Nyimut” Khas Lereng Muria Kudus

Berita, Kuliner, Lokal, Wisata
Hariankudus.com,Kudus-Siapa yang tak kenal dengan tanaman singkong atau ketela? Tanaman yang bisa dibuat beranekaragam macam makanan ini sampai sekarang masih banyak di minati masyarakat untuk di konsumsi setiap hari selain nasi. Meski singkong sekarang tak jadi makanan pokok masyarakat Indonesia lagi sebagaimana dulu. Kendati begitu, tak sedikit yang memanfaat singkong sebagai makanan kuliner bahkan dijadikan oleh-oleh khas disuatu daerah salah satunya di Kudus. Sebagaimana yang dilakukan Patmin, warga Dukuh Kajar Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Pak Min, begitu ia biasa disapa, setiap hari memanfaatkan singkong menjadi makanan Gethuk Nyimut. Meski, awalnya hanyalah coba-coba karena dimintai tolong saudaranya, kini Pak Min membuat Gethuk Nyimut sebagai peluang usaha. ...
Menuju Pariwisata Berbasis Pelestarian, Dibutuhkan Dukungan Semua Pihak

Menuju Pariwisata Berbasis Pelestarian, Dibutuhkan Dukungan Semua Pihak

Berita, Regional, Sejarah, Wisata
Hariankudus.com,Semarang-Pariwisata berbasis pelestarian dinilai memiliki keunggulan tersendiri di masa depan. Salah satunya karena terkandung keanekaragaman budaya Indonesia yang mana dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan pelestarian bertajuk "Sosialisasi Inventarisasi Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya” yang berlangsung Kamis (17/11) di Gedung Oe De Trap Kawasan Kota Lama Semarang. Dalam keterangan tertulisnya Arsitek Yayasan Roemah Kahoeripan, Ir. Dewi Djukardi mengatakan, keindahan Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke menyimpan potensi ekonomi khususnya melalui pariwisata berbasis budaya dan kuliner tradisional. “Bentuk dukungan dari akademisi sangat kami inginkan. Karena itu, kita bicara dan diskusi dengan ahlinya hari
Agar Layak Dikunjungi, Museum Patiayam Butuh Rp 10 Miliar

Agar Layak Dikunjungi, Museum Patiayam Butuh Rp 10 Miliar

Berita, Lokal, Sejarah, Travel, Wisata
Hariankudus.com, Kudus-Proyek penataan dan pembangunan Museum Purbakala Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus diharapkan tuntas tahun depan. Ketua DPRD Kudus Masan meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyusun perencanaan matang untuk pengembangan museum tersebut. Terlebih usulan anggaran yang diajukan cukup fantastis. Tahun ini pada APBD Perubahan 2016, DPRD Kudus telah menyetujui anggaran sebesar Rp 2,65 miliar. Anggaran sebesar itu digunakan untuk membangun pagar dan pengerasan halaman museum. ”Dari DED yang kami terima, perbaikan gedung Museum Patiayam membutuhkan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Usulan itu kami harapkan benar-benar cukup untuk mengubah wajah museum menjadi lebih modern dan layak dikunjungi,” kata Masan, Senin (31/10).
Inilah Daftar Artis Yang Akan meramaikan Kudus Ekspo 2016

Inilah Daftar Artis Yang Akan meramaikan Kudus Ekspo 2016

Berita, Lokal, Seputar Kudus, Wisata
Hariankudus.com, Kudus - Kudus Industri Koperasi dan UMKM Ekspo 2016 yang akan dilaksanakan pada 26-30 Oktober 2016 dipastikan akan dibanjiri banyak artis. Artis-artis ini akan tampil disela-sela pegelaran ekspo dalam acara musik Inbox yang akan ditayangkan secara live di salah satu stasiun televisi swasta yaitu SCTV. Artis-artis yang dipastikan tampil di acara Inbox pada hari Sabtu (29/10) dan Minggu (30/10) adalah Andika Pratama, Gading Marteen, Firdaus, Audi Mariska, Tiket, 5 Romeo, Dadali, Papinka, Janita Janet, Nasar, Hijau Daun, Nur Bayan, Iva lola, Duo Racun, Wika Salim, Duo Anggrek, Ratu Dewi Idola, Devi Berlian, Bian Gindas. "Mereka akan tampil di acara musik Inbox secara bergantian pada hari Sabtu mulai pukul 06.00-09.00 wib dan 12.30-14.30. Sedangkan pada hari minggu a...
Ribuan Warga Padati Salin Luwur Sunan Muria

Ribuan Warga Padati Salin Luwur Sunan Muria

Berita, Lokal, Sejarah, Seputar Kudus, Wisata
Kudus, Hariankudus.com-Minggu pagi (16/10), selepas Shubuh, lalu lalang tukang ojek di Colo, Muria, memekakkan telinga. Silih berganti para tukang ojek mengantarkan para tamu undangan dan peziarah yang hadir dalam puncak acara haul dan salin luwur Sunan Muria. Kesibukan luar biasa tak hanya dirasakan para panitia haul dan salin luwur Sunan Muria dari Yayasan Masjid dan Makan Sunan Muria (YM2SM). Tukang ojek tak kalah sibuk. Diki, misalnya. ‘’Sehabis shubuh hingga menjelang pukul 06.00 ini, sudah mengantar delapan tamu. Untuk ongkos ojek, yakni Rp. 10 ribu,’’ ujarnya yang kurang lebih sudah 10 tahun menjadi tukang ojek Colo, Muria. Di area parkir wisata dan peziarah, bus-bus dan kendaraan lain para tamu dan peziarah, sehingga meluber hingga ke perkampungan sekitar, karena tidak
Festival Seni dan Kuliner Khas Kudus Akan Digelar di Jakarta

Festival Seni dan Kuliner Khas Kudus Akan Digelar di Jakarta

Berita, Kuliner, Lokal, Wisata
Hariankudus.com, Kudus-Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bakal menggelar festival kuliner khas Kota Kretek  dalam pagelaran pentas wisata Kabupaten Kudus di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (16/10). Selain kuliner yang dinilai akan menjadi magnet pengunjung beragam kesenian lain juga akan ditampilkan diantaranya kesenian barongan, rebana, serta festival kuliner khas Kudus. Khusus untuk festival kuliner, menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, Yuli Kasiyanto, makanan khas yang diboyong ke Jakarta ada 10 macam. Diantaranya adalah sate kerbau, soto ayam khas Kudus, soto kerbau khas Kudus, garang asem, lentog, dawet kliwon, dan gempol pleret. Makanan ini merepresentasikan wisata kuliner yang bisa di