Travel | Harian Kudus

Travel

Pelaku Usaha Keluhkan Minimnya Lahan Parkir

Pelaku Usaha Keluhkan Minimnya Lahan Parkir

Berita, Kuliner, Regional
Hariankudus.com,Semarang-Sejak diberlakukan peraturan daerah mengenai larangan parkir di sepanjang Jalan Pandanaran atau kawasan pusat oleh-oleh khas Semarang per Desember 2013 lalu. Ternyata hal itu berdampak terhadap iklim penjualan bagi sejumlah pelaku usaha yang mendirikan toko atau pedagang ritel terhadap pendapatan mereka. Karenanya sejak dikeluarkannya Perda larangan parkir dan dipindah ke Museum Mandala Bhaktu jumlah wisatawan yang berkunjung menurun drastis. Leniewati Jaya Atdmadja misalnya, meski sedang memasuki musim liburan dirinya yang berjualan oleh-oleh khas Semarang seperti Wingko, Bandeng Presto, Moci dan Lumpia itu pada Desember tahun ini hanya mampu menjual 30 dus per bulannya. Kenyataan itu tak sebanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Dulu, pada masa lib...
Dari Jepara, “Om Telolet Om” Mendunia

Dari Jepara, “Om Telolet Om” Mendunia

Berita, Sejarah, Sosial
Hariankudus.com, Jepara-Belakangan jagad maya dihebohkan dengan maraknya “Om Telolet Om” bahkan artis-artis ternama dari manca negara pun ikut mencuitkan suara klakson bus Indonesia di Twitter. Ditengah riuhnya politik Indonesia, tiba-tiba muncul hashtag atau tagar #telolet pada deretan trending topic Twitter. Bahkan, tagar tersebut mengalahkan tagar terkait sidang kasus dugaan penistaan agama dan peluncuran uang rupiah tahun emisi 2016. Telolet sejatinya adalah bunyi suara klakson bus malam atau pariwisata Indonesia dan truk pengangkut barang yang sedang menjadi buruan sejumlah anak-anak di Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Demi mendapatkan bunyi tersebut, mereka rela menunggu atau memburu bus di jalan raya sambil berteriak kepada sopir, "Om telolet Om". Ada pula sebagian diantar
Hormati Sesama Bagian dari Teladani Perilaku Nabi

Hormati Sesama Bagian dari Teladani Perilaku Nabi

Berita, Pendidikan, Regional, Sejarah
Hariankudus.com,Semarang-Dalam rangka memperingati bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, SMP Islam Sultan Agung 4 Semarang menggelar peringatan maulid nabi di Masjid Sekolah Muhammad Al Fatihalamat Jalan Kaligawe Raya Semarang Kamis (08/12). Kepala sekolah, Nur Kholis, S.Ag. mengatakan pihaknya sangat mendukung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di sekolahnya. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sangat penting bagi para siswa sebagai momentum keteladanan. Selain itu kegiatan tersebut sejalan dengan program BuSI (Budaya sekolah Islami) yang sudah lama diterapkan di sekolah. “Kita harus menjunjung nilai-nilai Islam, agar hidup kita selamat dunia akhirat,” paparnya Sementara itu, pengisi acara ustad Miftahul Amirin, S.Pd menyampaikan, Nabi Muhammad SAW adalah seorang pe
Marriot Internasional Kembali Terima Penghargaan

Marriot Internasional Kembali Terima Penghargaan

Berita, Internasional, Travel
Hariankudus.com,China, Hongkong-Dengan lebih dari 15 tahun pengalaman dalam studi majikan terbaik di seluruh dunia. Selain itu, telah lebih dari 20 tahun melakukan penelitian karyawan, program Majikan Aon Terbaik membandingkan organisasi untuk mengidentifikasi orang-orang yang berusaha untuk menciptakan keunggulan kompetitif melalui orang-orang mereka dan menjadi majikan pilihan. Atas dasar itu, Marriott International dinilai menjadi yang terbaik dalam memberikan referensi bakat, pensiun serta jaminnan kesehatan dalm dunia bisnis global. Langkah-langkah program seperti Aon Best Employers telah diakui di seluruh dunia. Setidaknya sebelas negara di Asia Pasifik-Australia telah memenuhi syarat Marriott diantaranya Cina (termasuk Hong Kong), India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipi...
Tersedia 3,5 M Per Tahun Untuk Kembangkan Desa Wisata

Tersedia 3,5 M Per Tahun Untuk Kembangkan Desa Wisata

Berita, Regional, Travel, Wisata
Hariankudus.com,Semarang-Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyediakan anggaran untuk pengembangan desa wisata bagi Kabupaten/Kota yang ada di Jateng. Tidak tanggung-tanggung Pemprov Jateng menganggarkan sebesar 3,5 miliar rupiah per tahun guna mengembangkan desa wisata yang ada diseluruh kabupaten atau kota. “Sejauh ini telah ada sebanyak 400 desa wista terdaftar, namun hanya 126 diantaranya yang aktif dan menyumbang wisatawan di Jateng,” kata Kadisbudpar Jateng Prasetyo Aribowo saat konferensi pers di Hotel Crown Plaza Semarang Rabu (7/12) Untuk itu, Prasetyo mendorong semua pihak khususnya pemerintah desa setempat yang memiliki potensi wisata layak dikembangkan segera mengajukan program. Terkait alokasi dana tersebut Prasetyo mengatakan
Fantastis ! Bangun Taman Kota, Pemkab Kudus Habiskan Miliaran Rupiah

Fantastis ! Bangun Taman Kota, Pemkab Kudus Habiskan Miliaran Rupiah

Berita, Lokal, Seputar Kudus, Wisata
Hariankudus.com,Kudus-Guna memberikan fasilitas ruang bermain yang menarik bagi masyarakat atau pengendara yang melintas di Kabupaten Kudus supaya dapat sejenak beristirahat dan menikmati megahnya Gerbang Kudus Kota Kretek (GKKK) pemerintah Kabupaten Kudus bangun rest area khusus. Hingga kemarin Minggu (4/12) pembangunan Hutan Kota Tanggulangin (HKT) yang berada di sebelah barat GKKK terus dikebut untuk dapat dituntaskan sebelum 10 Desember. Berikut fakta seputar pembangunan Taman Kota Tanggulangin terbaru lengkap mulai dari biaya yang telah dihabiskan sampai jumlah pekerjanya. Sesuai yang telah direncanakan semula bangunan yang menelan angka miliran rupiah itu untuk pembuatan kawasan hutan kota. Namun, tiba-tiba di pertengahan jalan bangunan yang membutuhkan lahan seluas tujuh r...
Estu Kopi Kudus Komitmen Utamakan Bahan Lokal

Estu Kopi Kudus Komitmen Utamakan Bahan Lokal

Berita, Lokal, Seputar Kudus, Travel
Hariankudus.com,Kudus-Kebiasaan berkumpul bersama sesama penikmat kopi sewaktu kuliah memunculkan keinginan Mutohar (33) mendirikan warung kopi di kota asalnya Kudus, Jawa Tengah 2015 silam. Mutohar yang sejak 2008 tercatat sebagai dosen Universitas Muria Kudus (UMK) itu mengaku latarbelakang berdirinya usaha warung kopi miliknya bermula dari hanya ingin menghadirkan suasana laiknya Malang di Kota Kretek. “Saya terinspirasi waktu masih kuliah di Malang. Nggak siang, sore apalagi malam. Warung kopi tak pernah sepi,” kenangnya Minggu (4/11) Selain itu, usaha warung kopi, dipilihnya lantaran tidak membutuhkan banyak modal dan mempekerjakan karyawan. Apalagi, saat ngopi hari ini telah menjadi sebuah tren tak terbatas tua maupun muda, laki atau perempuan. April 2015, warung Kopi
Wow ! Batik Kudus Ternyata Jadi Primadona di Luar Negeri

Wow ! Batik Kudus Ternyata Jadi Primadona di Luar Negeri

Berita, Sejarah, Seputar Kudus
Hariankudus.com,Kudus-Setelah sekian tahun terbengkalai bahkan hampir punah karena minimnya pengrajin dan pelestari batik Kudus, kini jenis batik asal kabupaten berjuluk Kota Kretek sudah bangkit kembali melalui pemberdayaan masyarakat setempat. Asal muasal lahirnya Batik Kudus bermula dari sebuah kampung bernama Langgar Dalem di sekitaran Menara Kudus. Disana, tinggal keturunan para pengikut Sunan Kudus. Sebagai, pengisi kegiatan mereka para wanita di kampung tersebut, seharai-hari kerap membatik. Batik yang berasal dari Kampung Langgar Dalem memiliki ciri warna khusus yaitu Babaran Langgar Dalem dan Babaran Kerjasan, senada dengan warna Menara Kudus, yaitu soga tembelekan atau coklat kehijauan Semua kisah itu terangkum dalam catatan Miranti Serad Ginanjar terkait usahanya da...
Usai Kebakaran IKAPPI Blusukan ke Pasar Waru Semarang

Usai Kebakaran IKAPPI Blusukan ke Pasar Waru Semarang

Berita, Regional, Sosial, Wisata
Hariankudus.com, Semarang-Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mengunjungi Pasar Waru Semarang pukul 09.00 WIB pada Kamis, (01/12/2016). Pasar Waru yang sempat terbakar beberapa waktu yang lalu tersebut, menjadi perhatian khusus bagi IKAPPI. Lokasi pasar Waru yang terletak di Jalan Sawah Besar, Kaligawe Semarang tersebut, menjadi sorotan usai tragedi kebakaran beberapa waktu lalu. Agenda utamanya IKAPPI, adalah meyerap aspirasi para pedagang pasar dengan memantau stabilitas harga sembako pascaterkena musibah. Abdullah Mansuri Ketua Umum IKAPPI meninjau langsung lokasi pasar dan kondisi pedagang. Beberapa pedagang juga diajak komunikasi terkait harga kebutuhan pokok. Seperti pedagang cabai, bawang, bawang merah, pedagang sepadu dan lain-lain. Pihaknya juga ingin membantu na...
Kondisi Wisata Candi Ngempon Semarang Memprihatinkan

Kondisi Wisata Candi Ngempon Semarang Memprihatinkan

Berita, Regional, Travel, Wisata
Hariankudus.com,Semarang-Kondisi objek wisata Candi Ngempon di Desa Ngempon Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang bisa dibilang daya pikatnya tak seperti dulu. Sebagai tujuan wisata di Kabupaten Semarang yang lokasinya berbatasan dengan Desa Derekan Kecamatan Pringapus dan sempat moncer di tahun 2004 itu kini tinggal menunggu masa hayatnya.Kepedulian pemerintah setempat sangat diharapkan warga bahkan kondisinya begitu mendesak. Menurut Parmi (86) salah satu pemilik kolam pemandian air panas dikomplek Candi Ngempon mengaku sejauh ini pihaknya bersama warga lain dalam membangun sarana prasarana menggantungkan dari hasil membayar pengunjung. Bahkan jalur dengan mengambil pinjaman ke bank pun pernah dilakukan, itu pun tak banyak membantu. "Mandi kan ya cuma bayar 3000 to mas. Kalau ...